Tuesday, November 8, 2022

Polsek Sekatak Evakuasi Korban yang Tertimpa Tanah di Lubang Tambang Emas Ilegal

EVAKUASI: Polsek Sekatak tatkala membantu evakuasi korban dari lubang tambang emas ilegal di Sekatak.

TANJUNG SELOR
, Polres Bulungan - Kepolisian Sektor (Polsek) Sekatak membantu mengevakuasi korban yang tertimbun runtuhan tanah di lubang tambang emas hingga meninggal dunia di Desa Sekatak Buji, Kecamatan Sekatak, Sabtu 5 November 2022 sekira pukul 10.00 wita. 


Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar melalui Kapolsek Sekatak IPTU Mahmud mengatakan, korban yang meninggal dunia ini terjadi lokasi tambang emas Baru Lama Desa Sekatak Buji. 


"Jadi lubang yang dimasuki oleh korban tidak ada yang punya dan juga mereka tidak memiliki bos. Itu lubang lama orang-orang ini masuk, istinya meleles atau mencari sisa-sisa bekas tambang orang, seperti pemulung," jelaas IPTU Mahmud.


Dijelaskan juga, korban merupakan warga RT 04 RW 02 Desa Majjelling Kecamatan Maritenggae Kabupaten Sidrap Provinsi Sulawesi Selatan. Di Sekatak, korban tak sendiri saat mencari emas di bekas tambang orang lain, namun bersama teman-temannya. 


"Saat mencari emas, korban bersama temannya yakni Muhammad Asri Yawing, Roni Setiawan dan Asroy," bebernya. 


Keterangan Muhammad Asri kepada polisi menjelaskan pada pagi hari Sabtu 5 November 2022, mereka berempat berangkat ke salah satu tambang bekas orang di tambang emas Baru Lama. Tak lama mereka pun masuk ke tambang milik Muhammad Hatta. 


Muhammad Asri dan korban masuk ke dalam lubang untuk menggali material di dalam lubang dengan kedalaman kurang lebih 5 meter dengan menggunakan alat linggis 


"Tiba-tiba rayapan tempat menggali lubang runtuh dan menimpa korban dan Asri yang pada saat itu jaraknya dengan korban kurang lebih 1,5 meter," tuturnya. 


Mahmud mengatakan posisi korban dan Asri pada saat tertimbun posisinya terlentang. Dimana Asri berusaha menggerakkan tangannya ke sebelah lubang. Tidak lama, Roni dan Asroy datang berusaha untuk menggali dan menarik korban dari dalam lubang dan membawanya ke atas lubang. 


"Keduanya berhasil diselamatkan, hanya saja setelah berada diatas korban Supardi ternyata sudah meninggal dunia sedangkan Muhammad Asri tidak sadarkan diri," paparnya.



Seperti diketahui, upaya yang dilakukan Polsek Sekatak membawa korban ke Puskesmas Sekatak dan membuat visum mayat. Hasil yang ditemukan di lokasi kejadian saat kegiatan proses menambang emas dan proses menggali rayapan tidak memasang safety pantongan kayu di dalam lubang rayapan yang mengakibatkan lubang rayapan tersebut runtuh. 


"Hari ini korban akan diberangkatkan ke kampung halamannya atas permintaan pihak keluarga korban," pungkasnya. (HmsResbul)

No comments:

Post a Comment

Wujudkan Kamtibmas, Polres Bulungan Galakkan Patroli Malam Hari

TANJUNG SELOR , Polres Bulungan - Hingga kini, Kepolisian Resor (Polres) Bulungan rutin menggalakkan patroli malam hari di wilayah yang rawa...