Wednesday, April 13, 2022

ISTIMEWA TERUS BEPROSES

 


Polres Bulungan terus mendalami penyelidikan, termasuk dengan menunggu hasil keterangan dari Tim  Inspektur Tambang (IT).

Polres Bulungan Tindaklanjuti Insiden Kecelakaan Tambang Batu Bara

TANJUNG SELOR – Tindak lanjut pemeriksaan dua saksi lain yang selamat pasca insiden kecelakaan kerja di tambang batu bara milik PT Pipit Mutiara Jaya (PMJ) Site Desa Bebatu, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung (KTT), Senin (28/3) lalu. Dipastikan saat ini telah dilakukan jajaran Polres Bulungan. Hal ini disampaikan Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar, Rabu (13/4/2022).

Lanjutnya, alasan dilakukan pemeriksaan kedua saksi yang selamat itu sendiri. Kapolres menjelaskan bahwa hal itu bertujuan melengkapi hasil penyelidikan kepolisian. Mengingat, sampai saat ini belum diketahui secara pasti dugaan penyebab insiden yang sampai merenggut korban jiwa tersebut. “Keduanya telah diperiksa setelah dipastikan kondisinya sudah cukup pulih. Sebab, saat kejadian lalu keduanya mengalami luka cukup parah hingga dilarikan ke RS Tarakan,’’ jelas Kapolres.

Namun, lebih lanjutnya, sekalipun proses pemeriksaan telah dilakukan keduanya. Tetapi hal itu belum bisa sepenuhnya menjadi dasar akhir penyelidikan. Melainkan, pihak kepolisian di sini masih menunggu hasil pemeriksaan Tim Inspektur Tambang (IT). Tim IT ini yang nantinya bakal digali keterangannya kembali. “Ya, karena menyangkut masalah insiden kecelakaan kerja tambang ini ranahnya mereka yang melakukan pemeriksaan. Sehingga akan didapati hasil akhir apakah ada unsur kelalaian dan tidaknya,’’ ujarnya.

Kapolres menambahkan, sampai saat ini pun diakuinya koordinasi terus dilakukan. Khususnya, kepada tim IT ini, dengan harapan mereka dapat segera memberikan keterangan ke pihak kepolisian. Termasuk, upaya mempercepat proses penyeldikannya. Surat panggilan pemeriksaan telah dilayangkan pihak Polres Bulungan. “Jelasnya, nanti setelah ada pemeriksaan dari tim IT. Maka, informasi tambahan akan disampaikan kembali. Karena ini merupakan ranah mereka terlebih dahulu. Termasuk, nantinya penyampaian apakah ada unsur pidana dan tidaknya dari insiden kecelakaan itu,’’ bebernya.

Untuk diketahui, sebelumnya perihal insiden itu mengacu pada laporan Polsek Sesayap Hilir. Tanah longsor tersebut yang terjadi sekira pukul 17.17 Wita menyebabkan dua orang tertimbun. Keduanya merupakan karyawan tambang setempat bernama Sa (34) dan Aw (38). Sa statusnya adalah sebagai operator Excavator 06 - Hitachi 870 dan Aw operator Excavator 11 — Hitachi 870. Setidaknya dari kejadian ini ada 10 unit alat berat yang tertimbun. Di antaranya Excavator 870 PC sebanyak 5 unit, Hitachi 870 PC 3 unit dan Dozan 8100 PC 2 unit.

Dan diketahui sebelum insiden tanah longsor itu. Di dalamnya tengah ada aktivitas loading OB blok utara dan loading batu bara. Lokasi tanah longsor ini adalah jenis tanah gambut. Jarak tanah longsor dengan danau sekitar 500 meter dan kedalaman longsor sekitar 40 — 50 meter.(*/)


Penulis : Rachmad Rhomadhani

No comments:

Post a Comment

Akselerasi Polres Bulungan mendukung peningkatan capaian vaksinasi Covid-19 dengan jemput bola ke rumah - rumah ibadah di Bulungan.

 DOKUMEN POLRES BULUNGAN VAKSINASI : Sikapi Vaksinasi Booster Rendah, Polres Bulungan Jemput Bola TANJUNG SELOR – Menyikapi rendahnya capaia...