Wednesday, June 9, 2021

Tiga Bandar dan Satu Pemakai Diamankan Polres Bulungan

 

TANJUNG SELOR – Polsek Sekatak kembali mengungkap peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Setidaknya ada 4 orang yang diamankan tak hanya pemakai, beberapa orang di antaranya merupakan bandar yang kerap mengedarkan barang haram itu kepada warga.

“Kita berhasil amankan 4 orang tersangka beserta barang bukti diduga sabu pada hari Jumat 4 Juni 2021 pukul 01.00 wita dini hari, TKP-nya di sebuah pondok Desa Paruh Abang,” ungkap Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro melalui Kapolsek Sekatak IPTU Mahmud kepada  Selasa 8 Juni 2021.

Dia mengatakan dari 4 pelaku ini, satu orang bernama Tora (31) sebagai pemakai, pada saat ditangkap dia hendak mengkonsumsi sabu tidak jauh dari pondok yang di gerebek.

“Sabu ditemukan dalam kantong celana yang dia pakai beserta alat hisap yang sudah dia persiapkan,” jelasnya.

Kemudian 3 orang lainnya sebagai bandarnya, atas nama Egi Saputra (25), Linggi alias Sigit (44) san Faisal (30). Dimana ketiganya telah lama menjadi target operasi Polsek Sekatak, karena keberadaannya mengedarkan sabu kepada warga Sekatak terutama pemuda dan para penambang.

“Ketiga orang ini adalah komplotan yang bekerja sama mengedarkan sabu di wilayah Sekatak,” ucapnya.

Perwira balok dua ini menuturkan saat timnya melakukan penggeledahan di pondok itu, ditemukanlah barang bukti berupa 2 bungkus plastik besar narkoba diduga sabu bruto 49,61 gram, 3 bungkus sedang sabu bruto 3,11 gram, 1 bungkus kecil sabu bruto 0,18 gram.

Tak hanya itu, petugas juga temukan 1 unit timbangan digital, 1 kotak rokok Sampurna, 8 bungkus kosong plastik bening kemasan sabu, 1 kotak kertas putih, 4 unit handphone dan uang tunai Rp. 13 juta.

“Setelah diinterogasi para tersangka mengakui bahwa barang bukti yang ditemukan adalah milik mereka, kemudian semuanya diamankan di rutan Polsek Sekatak. Jadi total keseluruhan BB-nya sebanyak 50 gram lebih,” sebutnya.

Mahmud menambahkan semua pelaku dikenakan Pasal 112 dan Pasal 114 serta pasal telah bermufakat melakukan pengedaran narkotika dengan Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Karena masih dalam suasana pandemi Covid-19, mereka ini telah dilakukan tes SWAB dengan hasil negatif,” pungkasnya.

No comments:

Post a Comment