Thursday, March 18, 2021

Polres Bulungan berhasil Mengamankan Puluhan Anak Dibawah Umur yang diduga mengadakan Balapan Liar



TANJUNG SELOR, Puluhan anak yang masih kategori di bawah umur diamankan oleh Satlantas Polres Bulungan. Mereka diamankan lantaran diduga melakukan aksi balap liar di sepanjang Jalan Sudirman ke daerah Kampung Arab pada Senin malam (15/3/2021).

“Ada 10 unit (kendaraan roda) yang kita amankan. Rata-rata joki (pengendara) dari balap liar itu anak yang masih kategori di bawah umur. Kalau dilihat, yah seumuran anak-anak sekolah,” kata Kasat Lantas Polres Bulungan Iptu Rully Zuldh Fermana, melalui Kanit Turjawali Aiptu Victor W.

Victor mengungkapkan, mereka diamankan itu lantaran telah membuat adanya keresahan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Tanjung Selor. Sesuai dengan laporan dari masyarakat, aksi balap liar itu kerap dilakukan di sekitaran wilayah Kampung Arab.

Bahkan, masyarakat dibuat resah lantaran knalpot kendaraan mereka sudah bukan pada standarnya alias racing. “Aksi-aksi mereka ini atas laporan dari masyarakat. Karena di daerah aksi (balap liar) mereka, cukup banyak bayi yang terganggu. Apalagi, knalpot (kendaraan) mereka itu sudah di racing. Jadi warga merasa terganggu ketika ingin tidur,” kata dia.

Ditegaskannya, sesuai dengan instruksi Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro, semua kendaraan itu dikenakan sanksi berupa tilang bagi yang tidak memiliki surat. Sedangkan kendaraan yang tidak dilengkapi kelengkapan motor, terpaksa ditahan. Bagi siapa saja yang mau mengambilnya kembali, diminta untuk melengkapi dulu lalu bisa dikembalikan.

“Perintah Kapolres, langsung tilang yang tidak ada surat-suratnya. Kalau yang knalpotnya sudah diganti, kita minta (knalpot) diganti yang standar. Kalau tidak ada, (knalpot standar) tidak bisa diambil. Begitu juga seperti spion dan lain sebagainya, harus dibawa (ke Polres Bulungan) kalau motornya diambil. Pokoknya, nanti sesuai (motor) standar baru kita kembalikan,” tegasnya.

Selain membawa kelengkapan kendaraan, bagi anak dibawah umur juga harus ditemani oleh masing-masing orang. Hal ini dilakukan untuk memberikan pernyataan, jika mengulangi kembali maka sanksi lebih berat akan diberikan.

Selain itu, kepolisian juga bakal meminta kepada orang tua agar lebih mengawasi anak-anak mereka. Karena aksi balap liar ini, tidak hanya membahayakan bagi diri melainkan juga orang lain. “Kita minta, supaya ditemani orang tuanya. Kita mau berikan penjelasan juga, supaya bisa lebih mengawasi anaknya,” ujarnya.

Lebih jauh dijelaskan Victor, upaya patrol di malam hari ini sebagai antisipasi balap liar jelang bulan Ramadhan nanti. Berkaca pada sebelumnya, aksi balap liar kerap terjadi saat usai shalat tarwih dan saat dini hari.

“Biasanya kan banyak tuh yang beraktifitas di malam hari kalau (bulan) puasa. Makanya kita akan patrol terus. Apalagi kan sekarang ini, belum bisa terlalu banyak beraktifitas diluar rumah, karena masih (pandemi) Covid-19. Kita akan minta, supaya mereka lebih baik beraktifitas dirumah masing-masing,” imbuh Victor.

No comments:

Post a Comment