Tuesday, October 17, 2017

Mengaku Hanya Titipan TJ Diamankan Satuan Reskoba Polres Bulungan

TANJUNG SELOR - Pengedar tak pernah mengenal usia dan jenis kelaminnya, seperti yang diamankan oleh Sat Resnarkoba Polres Bulungan. Wanita berumur 40 tahunan menjadi seorang kurir sabu yang diamankan di Kecamatan Tanjung Palas Timur, tepatnya di Dermaga Tanah Kuning, Desa Tanah Kuning RT 10 pada hari Minggu (15/10) sekira pukul 11.00 wita.
“Barang tersebut dibawa dari Tarakan ke Tanah Kuning menggunakan speedboat. Dia diamankan dijembatan dermaga oleh petugas kita,” ungkap Kapolres Bulungan, AKBP Muhammad Fachry melalui Ps Kasubag Humas Polres Bulungan, Aiptu Tutut Murdayanto, kemarin (16/10).
Lanjutnya, penangkapan kepada TJ (40) ini berdasarkan informasi yang akurat dari masyarakat, jika ada barang haram berupa sabu-sabu yang akan mendarat di Tanah Kuning. Tak butuh waktu lama petugas lalu mengadakan pemeriksaan, kebetulan saja barang yang dibawa TJ itu tengah dipegang menggunakan tangan kanannya saat turun dari speedboat. Penumpang lain tak ada yang merasa curiga dengan benda yang dipegangnya, karena berbentuk kotak susu merek Chil Kid Morinaga.
“Barang ini ditenteng biasa saja sama ibu ini (TJ, Red.) menggunakan tangan kanannya,” bebernya.
TJ saat itu tak bisa menghindar saat itu dengan mudah petugas memeriksa, dengan disaksikan oleh motoris SB Kawan Setia. Ternyata didalam kotak susu itu terdapat amplop kecil warna putih didalamnya itulah sabu dibungkus plastik bening. Pengakuan TJ kepada polisi jika barang itu hanya titipan dari seseorang di Tarakan dan yang mengambil barang itu juga belum diketahui orangnya.
“Mengakunya dia yang bawa, dia tahu kalau itu sabu hanya saja barang titipan,” sebutnya.
Pengakuan TJ kepada media jika menjadi kurir dan pengedar itu pernah dilakukan oleh suaminya pada bulan Januari 2017 lalu. Hanya saja jumlahnya tidak banyak hanya sebesar 4 gram. Setelah itu tak ada lagi hingga bulan September. Namun pada hari Sabtu (14/10) dia diinfokan lagi oleh pemilik yang ada di Tarakan jika ada barang lagi yang harus dia jual.
“Saya sudah tolak barangnya untuk tidak saya bawa ke Tanah Kuning. Dan dari Tarakan itu terus menelpon hingga akhirnya saya bawa karena bilangnya titipan,” ungkap TJ.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya TJ kaan dijerat dengan pasal 112 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Golongan I. Karena melebihi 5 gram maka dia diganjar hukuman penjara minimal 20 tahun dan minimalnya 5 tahun.

No comments:

Post a Comment