Friday, January 22, 2021

Tim Resmob Polres Bulungan Berhasil Mengamankan Bandar Judi Togel Di Tanjung Palas Timur


   Tanjung Selor, Jajaran Satuan Reskrim Polres Bulungan pada Hari Rabu tanggal 20 Januari 2021 sekitar pukul 22.00 wita di Lokasi PT. PRIMA BAHAGIA PERMAI Desa Binai Kec. Tanjung Selor Timur Kab. Bulungan berhasil mengamankan Pelaku Judi jenis Togel.

Penangkapan pelaku judi jenis Togel tersebut dipimpin oleh Ipda Anang Faisal bersama Kapolsek Tanjung Palas Timur Ipda Firman Arifai beserta Jajarannya dan mengamankan seorang berinisial Mr. Islam, 41 tahun, swasta, Mess PT.PRIMA BAHAGIA PERMAI bersama barang bukti
- uang tunai sebesar Rp.682.000
- 2 buah buku rekap
- 2 lembar kupon
- 1 buah ATM Danamon
- 6 lembar kertas tulis rumus
- 1 buah hp oppo a37
- 1 buah hp Nokia senter
- 1 lembar lembar rekap

Kejadian tersebut terungkap ketika Tim Resmob melakukan Kordinasi tentang ada nya perjudian di wilayah Hukum Polsek Tanjung Palas Timur. Kemudian Tim Resmob yang dipimpin Kanit Resum IPDA FAISAL ANANG S. S.Trk bergerak menuju Desa Binai. Selanjutnya Tim melakukan konsolidasi memetakan target dari pada kegiatan perjudian tersebut dengan anggota Polsek Tanjung Palas Timur yang di Pimpin Kapolsek Tanjung Palas Timur IPDA H.FIRMAN.

Kemudian Tim bergerak menuju areal PT. PRIMA BAHAGIA PERMAI BINAI untuk melakukan penyelidikan dan profiling terhadap pelaku jual beli togel dengan ciri-ciri seorang laki-laki, kurus, rambut sebahu, berjanggot, kulit sawo matang. Sekitar pukul 22.00 Wita Tim melakukan penangkapan terhadap Sdr. MR dan pada saat Tim melakukan penangkapan di temukan barang bukti yang ada kaitannya dengan Tindak Pidana Perjudian.

Saat dikonfirmasi Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro, S.I.K., M.H., membenarkan bahwa Jajarannya telah mengamankan pelaku judi jenis Togel, di wilayah Desa Binai Kec. Tanjung Palas Timur dan saat ini pelaku kita amankan di Mapolres Bulungan untuk pemeriksaan lebih lanjut dan atas pembuatannya pelaku kita jerat dengan Pasal 303 KUHP, tuturnya.

Thursday, January 21, 2021

Polres Bulungan Melaksanakan Pengamanan Penetapan Hasil Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kab. Bulungan


Tanjung Selor, Kepolisian Resor Bulungan siang ini (21/01) bertempat di Hotel Luminor Jl. Sahbanar Lama Tanjung Selor melaksanakan pengamanan penetapan Hasil Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kab. Bulungan.


Dalam pengamanan kali ini Polres Bulungan menerjunkan personil sebanyak 150 orang yang terbagi dalam 3 ring dimana Ring 1 kita tempatkan personil berpakaian preman, kemudian Ring 2 personil berpakaian dinas dan Ring 3 yakni Personil Sat Lantas yang sekaligus mengatur arus Lalin di lokasi tersebut.


Sebelum pelaksanaan penetapan dimulai terlebih dahulu personil dari Sat Sabhara melakukan sterilisasi yang kita gunakan yakni metal ditektor ini untuk mengantisipasi jangan sampai ada barang yang berbahaya yang ditaruh di dalam ruangan.


Saat dikonfirmasi Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro, S.I.K., M.H., membenarkan bahwa hari ini Polres Bulungan dalam rangkaian Operasi Mantap Praja melaksanakan Pengamanan Penetapan Hasil Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Bulungan yang dilaksanakan di Hotel Luminor.


 Prosedur Pengamanan tetap kita terapkan sesuai dengan SOP yakni kita lakukan sterilisasi di dalam ruangan dan bagi para tamu undangan tetap kita lakukan pemeriksaan ini kita lakukan untuk mencegah hal hal yang tidak diinginkan, hingga saat ini kegiatan dapat berjalan dengan aman dan tertib, pungkasnya.

Monday, January 18, 2021

Polres Bulungan : Upacara Hari Kesadaran Nasional Serta Pemberian Penghargaan

 

Tanjung Selor, Kepala Kepolisian Resor Bulungan AKBP Teguh Triwantoro, S.I.K., M.H., pagi ini (18/01) bertempat di Lapangan Mapolres Bulungan pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional.

Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulannya yang mana setiap tanggal 17 dilaksanakan upacara tersebut namun karena tanggal tersebut bertempatan dengan hari Minggu maka baru dilaksanakan keesok harinya.

Dalam upacara tersebut sekaligus dilaksanakan pemberian piagam penghargaan kepada personil yang berprestasi dan kali ini diwakili oleh Ipda Faisal Anang yang mana telah berhasil mengamankan TSK yang melanggar pasal 363 KUHP yang di duga melarikan diri dan berhasil diamankan kembali oleh Tim Opsnal dibawah Pimpinan Ipda Faisal.

Selain itu juga sekaligus dilaksanakan pemberian piala kepada para Satpam dalam rangka lomba HUT Satpam ke 40 tahun 2020 yang pemberian pialanya juga diberikan oleh Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro.

Dalam sambutannya Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro mengapreasiasi atas prestasi yang telah di toreh oleh Sat Reskrim dan jangan cepat puas namun dijadikan sebagai cambuk untuk lebih berprestasi lagi. Juga saya ucapkan selamat Hari Ulang Tahun Satpam ke 40 Tahun 2020 dan selamat kepada para pemenang lomba beladiri Borgol, Beladiri Tongkat dan PBB yang dilaksanakan secara Virtual, tuturnya.

 

HUMAS POLRES BULUNGAN

Sunday, January 17, 2021

Minta Doa Restu, Komjen Sigit Sowan ke 5 Mantan Kapolri


Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi sekaligus meminta doa restu kepada sejumlah mantan Kapolri. Sigit meminta dukungan serta wejangan sebelum mengemban tugas menjadi orang nomor satu di Korps Bhayangkara.

Silaturahmi ini merupakan tradisi dan bentuk penghormatan kepada Kapolri pendahulu.

Sejumlah mantan Kapolri yang disambangi antara lain, Jenderal (Purn) Sutarman, Jenderal (Purn) Timur Pradopo, Jenderal (Purn) Badrodin Haiti, Jenderal (Purn) Roesman Hadi dan Jenderal (Purn) Roesdihardjo.

Kadiv Humas Polri Irjen Prabowo Argo Yuwono mengatakan, kegiatan itu dilakukan sebagai bentuk penghormatan generasi muda Polri terhadap pimpinan Polri yang berjasa membentuk organisasi Kepolisian.

"Sebagai anak dan bapak, Pak Sigit meminta dukungan dan wejangan sekaligus silaturahmi kepada mantan Kapolri," kata Argo dalam keteranganya, Sabtu (16/1).

Dalam pertemuan itu, para mantan Kapolri memberikan pesan agar Sigit tetap menjaga soliditas internal dengan senior maupun dengan junior.

Terlebih, mengemban tugas sebagai Kapolri adalah merupakan amanah dan tanggungjawab yang harus dilaksanakan dengan baik.

"Juga menjaga sinergitas dengan TNI yang sudah sangat terjalin baik," ungkapnya.

Selain itu, pesan dari para mantan Kapolri tersebut juga ingin agar institusi Polri harus dipercaya oleh masyarakat.

"Pesan para senior agar Polri harus dipercaya oleh masyarakat dengan begitu dalam setiap melakukan tugasnya Polri mendapat dukungan," tutupnya. 

Wednesday, January 13, 2021

Pengamat Intelijen Apresiasi penunjukan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Calon Kapolri, Sosok Yang Dekat dengan Ulama'

 Komjen Listyo Sigit Calon Tunggal Kapolri, Komisi III DPR: Amanah dan Menjadi Berkah Kita Semua – FAJARPresiden Joko Widodo akhirnya memutuskan Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis yang memasuki masa pensiun. Nama Komjen Listyo Sigit Prabowo dikirimkan ke DPR hari ini langsung oleh Mensesneg Pratikno.

Menanggapi hal itu, Pengamat Intelijen dan Keamanan Ngasiman Djoyonegoro menyampaikan. Sigit Prabowo merupakan sosok tepat menjadi pimpinan Polri yang dibutuhkan sesuai dengan situasi kebangsaan hari ini.

Menurut Simon, panggilan akrab Ngasiman Djoyonegoro, Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berbhinneka tunggal ika dan berdasarkan Pancasila tapi isu-isu SARA masih digunakan untuk menyerang pemerintah dan aparat penegak hukum. Hal ini membawa situasi politik dan kemasyarakatan yang kurang kondusif dan sangat bertentangan dengan konstitusi di negara kita.

Sosok Komjen Sigit yang tegas dan profesional sangat cocok dengan situasi saat ini dan tantangan bangsa ke depan. Apalagi Sigit pernah bertugas sebagai Kadiv Propam dan Kabareskrim berpengalaman dalam penegakan profesionalisme Polri dan penegakan hukum.

Selain itu sosok Sigit dinilai dekat dengan kalangan masyarakat, Ulama' dan agamawan. Hal ini dibuktikan ketika menjabat sebagai Kapolres Pati beliau rajin bersilaturahmi dengan para Kiai dan Ulama besar di Pati dan Jawa Tengah.

Tokoh kharismatik waktu itu yang sering beliau kunjungi diantaranya KH.MA. Sahal Mahfudz, Habib Luthfi Bin Yahya dan KH. Musthofa Bisri. Ketika KH. Sahal Mahfudz yang menjabat Ketum MUI dan Rais Aam PBNU pulang ke Pati, sebagai pimpinan Polres Pati Sigit selalu menyempatkan bersilaturahmi dan meminta petuah dan nasehat dari beliau.

Begitu juga waktu menjabat Kapolda Banten, beliau rajin bersilaturahmi dengan para Kiai pengasuh Pesantren dan Ulama' di Banten. Khususnya Pengasuh Pondok Pesantren Tanara KH. Ma'ruf Amin yang waktu itu menjabat sebagai Ketum MUI dan Rais Aam PBNU dan juga silaturahmi ke KH. Abuya Muhtadi Dimyathi di Cidahu Banten.

Karena kedekatan dengan kalangan pesantren dan para ulama' beliau juga menjadi Pengurus Pusat Majelis Dzikir Hubbul Wathon (PP MDHW) sebagai pembina.

"Sosok Komjen Sigit ini sangat akrab di kalangan pesantren dan Ulama', perbedaan tidak menghalangi untuk selalu meminta nasehat dari para kiai di manapun beliau memimpin kepolisian," kata Simon.

Selain itu Simon sangat mengapresiasi dipilihnya Komjen Sigit Prabowo. Melihat loyalitas, dedikasi dan keberhasilan beliau dalam berbagai tugas Simon yakin Polri akan semakin Profesional, Modern dan Terpercaya ke depannya.

Simon juga percaya Komjen Sigit mampu menjaga sinergisitas TNI Polri yang sudah terbangun baik saat ini. Sebagai pondasi untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 faktor keamanan dan stabilitas politik sangat menentukan. Sinergisitas TNI Polri diperlukan untuk mewujudkan itu.

"Saya yakin Komjen Sigit mampu menjaga dan meningkatkan sinergi TNI Polri, karena itu menjadi faktor utama untuk menuju Indonesia Maju di tengah tantangan bangsa ke depan baik dari dalam ataupun luar negeri," tutup Simon.

Komjen Listyo Sigit merupakan mantan ajudan Presiden Jokowi yang sekarang menjadi Kabareskrim Polri. Sebelum menjabat Kabareskrim Komjen Sigit pernah menjadi Kapolres Pati, Kapolresta Surakarta, Kapolda Banten dan Kadiv Propam Polri.

Dalam perjalanan kariernya, Komjen Sigit Prabowo memiliki segudang prestasi. Diantaranya pengungkapan kasus Djoko Tjandra, dia berhasil menangkap Djoko Tjandra di Malaysia sebagai buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali.

Dan yang terbaru pengungkapan kasus narkoba dan sabu-sabu. Komjen Sigit Prabowo dan jajarannya berhasil mengungkap narkoba jenis sabu sebanyak 1,2 ton. Sepanjang tahun 2020, Komjen Sigit Prabowo berhasil mengamankan barang bukti 5,91 ton sabu, 50,59 ton ganja, 905.425 butir pil ekstasi.

Calon Tunggal Kapolri Pilihan Jokowi, Ini Deretan Kasus Besar Yang Diungkap Listyo Sigit Prabowo di Bareskrim

 Catatan Komjen Listyo Sigit Purnomo, dari 'Pelayan' Ulama hingga Pengungkapan Kasus BesarKORANJURI.comJAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyodorkan nama Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menjadi calon tunggal Kapolri ke pimpinan DPR.

Di bawah komando Sigit, Bareskrim banyak mengungkap sejumlah kasus besar yang menyedot perhatian publik. Tak hanya itu, pembenahan internal juga terus digalakan di tubuh reserse tersebut.

Bareskrim juga mengawal seluruh kebijakan pemerintah dengan membentuk beberapa Satuan Tugas (Satgas), diantaranya Satgas Pangan, Satgas Migas, Satgas Kawal Investasi.

Di awal menjabat, Sigit langsung tancap gas dengan mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Pada 27 Desember 2019 atau 12 hari setelah dilantik sebagai Kabareskrim, Sigit mengumumkan secara langsung penangkapan dua terduga pelaku kasus tersebut. Mereka adalah, RM dan RB, keduanya merupakan oknum anggota kepolisian.

"Tadi malam tim teknis telah mengamankan pelaku yang diduga melakukan penyiraman terhadap sauara NB, pelaku ada dua orang inissial RM dan RB," kata Listyo dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jumat 27 Desember 2019.

Tak lama setelah itu, Bareskrim Polri melimpahkan tahap II kasus tersangka dan barang bukti kasus dugaan korupsi Kondensat PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), ke Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah dinyatakan lengkap atau P21.

Diketahui, kasus ini sudah bergulir sejak 2015 lalu dan mangkrak lama lantaran adanya kendala non-teknis. Namun, adanya koordinasi yang kuat antara Bareskrim dan Kejaksaan Agung akhirnya perkara tersebut bisa dirampungkan.

Dalam pengadilan, Honggo divonis 16 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsidair 6 bulan kurungan. Sementara  dua tersangka lainnya Raden Priyono dan Djoko Harsono divonis 4 tahun penjara ditambah denda Rp200 juta subsider 2 bulan.

Tak berhenti sampai disitu, Bareskrim juga membuktikan bahwa penegakan hukum tak pandang bulu dan mewujudkan komitmen dalam melakukan pembenahan internal.

Hal itu tercermin dalam penangkapan buronan terpidana kasus hak tagih (cassie) Bank Bali, Djoko Tjandra pada 30 Juli 2020. Bahkan, dalam hal ini, Komjen Listyo memimpin langsung tim ke Malaysia guna menangkap Djoko Tjandra.

Sigit menyebut penangkapan Djoko Tjandra berawal dari perintah Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis membentuk tim untuk membawa buronan Djoko Tjandra kembali ke Indonesia.

"Terhadap peritiwa tersebut pak Presiden perintahkan untuk cari keberadaan Djoko Tjandra dimanapun berada dan segera ditangkap untuk dituntaskan sehingga semua menjadi jelas, atas perintah tersebut kepada Kapolri maka Kapolri bentuk tim khusus yang kemudian, secara intensif mencari keberadaan Djoko Tjandra," kata Sigit di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Kamis 30 Juli 2020 malam.

Penangkapan Djoko Tjandra disebut Sigit sebagai komitmen Polri dalam melakukan penegakkan hukum, sekaligus untuk menjawab keraguan publik. Apalagi, dalam pengusutan perkara ini diketahui adanya keterlibatan dua oknum jenderal yakni, Brigjen Prasetijo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte.

Sebelum menangkap Djoko Tjandra, jajaran Bareskrim Polri bersama Kemenkumham juga menangkap Maria Pauline Lumowa yang telah menjadi buronan selama 17 tahun dalam kasus pembobolan bank senilai Rp1,7 triliun. Dalam hal ini, Bareskrim Polri berkomitmen untuk mengusut perkara tersebut sampai ke akar-akarnya.

Teanyar Bareskrim Polri sedang menangani kasus dugaan penyerangan Laskar FPI kepada aparat kepolisian di Tol Jakarta-Cikampek. Penyidikan dilakukan secara transparan, objektif dan merangkul seluruh pihak seperti Komnas HAM dan lembaga independen lainnya.

Bahkan, kasus dugaan pelanggaran kekarantinaan kesehatan yang menyeret Rizieq Shihab, mulai dari Petamburan, Jakarta Pusat, kerumunan di Megamendung dan RS Ummi Bogor juga semua diambilalih oleh Bareskrim.

Kemudian, Bareskrim juga ambilalih pengusutan dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam kerumunan yang terjadi di acara Haul Syekh Abdul Qadir Jailani yang digelar di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah, Kampung Cilongok, Kabupaten Tangerang, pada 29 November lalu. Kini, perkaranya masih dalam proses penyelidikan.

Pengungkapan kasus besar lainnya yang ditangani Sigit dan jajarannya adalah kebakaran Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung). Penyidik Bareskrim telah menetapkan 11 orang sebagai tersangka.

Kemudian penanganan kasus korupsi, jajaran Bareskrim Polri tercatat menyelamatkan uang negara sebesar Rp310.817.274.052. Jumlah tersebut merupakan hasil penanganan dari 485 perkara korupsi yang ditangani. "Tahun 2020 dilakukan penyelamatan uang negara sekitar Rp310.817.274.052," kata mantan Kapolda Banten itu.

Pada tahun 2020 tercatat, Bareskrim Polri menerima laporan polisi terkait kasus tindak pidana korupsi sebanyak 1.412. Dari angka itu, diantaranya sudah ada yang rampung atau P21 sebanyak 485, dilimpahkan 19 dan dihentikan atau SP3 ada 31 perkara. Sementara itu, sampai saat ini, Bareskrim Polri masih melalukan proses penyidikan sebanyak 877 perkara tindak pidana rasuah di Indonesia.

Dalam penanganan kasus di dunia siber, Bareskrim Polri sepanjang tahun 2020 tercatat telah mengungkap 140 kasus dugaan tindak pidana penyebaran informasi palsu atau hoaks terkait pandemi Covid-19. Berdasarkan data, dari ratusan kasus hoaks Covid-19 yang diungkap itu, setidaknya ada 140 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Hoaks dan provokasi bisa memecah belah persatuan Bangsa Indonesia. Sehingga diperlukan kesadaran bersama untuk mencegah hal itu terjadi. Karena masyarakat yang dirugikan," ucapnya.

Selain hoaks, sepanjang tahun 2020, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri juga menangani beberapa kasus menonjol. Kasus-kasus itu diantaranya adalah, pengungkapan dugaan provokasi yang menyebabkan kerusuhan dalam demo tolak UU Cipta Kerja Omnibus Law.

Lalu kasus dugaan penghinaan terhadap NU yang menetapkan satu orang sebagai tersangka. Kemudian, kasus yang menjerat Ruslan Buton terkait dengan ujaran kebencian, perkara pembobolan E-Commerce jaringan internasional, kasus illegal akses ke situs resmi Pengadilan Jakarta Pusat, dan Illegal Akses ke Linkaja. Serta penangkapan terduga pelaku penghinaan terhadap terhadap Kepala Kantor Staff Presiden Moeldoko. Lalu penghinaan terhadap Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Tak hanya itu, Ditipideksus juga telah mengungkap kasus penipuan oleh sindikat kejahatan internasional terkait dengan pembelian ventilator dan monitor Covid-19. Dalam hal ini, ada tiga orang pelaku ditangkap. Pada kasus ini, awalnya ada perusahaan asal Italia yaitu Althea Italy dan perusahaan asal China yaitu Shenzhen Mindray Bio-Medical Electronics yang melakukan kontrak jual beli terkait dengan peralatan medis ventilator dan monitor Covid-19.

"Beberapa kali pembayaran tekah dilakukan kemudian di pertengahan perjalanan ada seorang yang mengaku GM dari perusahaan Italia tersebut kemudian menginformasikan bahwa terjadi perubahan rekening terkait dengan masalah pembayaran sehingga kemudian atas pesan yang masuk dari email tersebut kemudian rekening untuk pembayaran dirubah menggunakan bank di Indonesia," kata Sigit.

Disisi lain, kinerja Bareskrim Polri dalam mengungkap kasus penipuan alat medis dengan korban perusahaan Belanda mendapatkan apresiasi langsung dari otoritas Negara Belanda. Hal itu terwujud dari kunjungan kerja Duta Besar Belanda dan Atase Kepolisian Belanda.

Pada kesempatan tersebut, otoritas Belanda memberikan apresiasi kepada Bareskrim Polri karena mengungkap kejahatan yang merugikan keuangan sebesar Rp51.206.450.722,90.

Kasus besar lainnya yang dibongkar jajaran Bareskrim adalah mengungkap narkoba jenis sabu sebanyak 1,2 ton. Barang bukti tersebut disita dari jaringan Iran-Timur Tengah yang ditangkap di 2 lokasi berbeda yakni di Serang, Banten dan Sukabumi, Jawa Barat.

Total sepanjang tahun 2020, jajaran Bareskrim Polri mengamankan barang bukti 5,91 ton sabu, 50,59 ton ganja, dan 905.425 butir pil ekstasi. Dari 41.093 kasus tindak pidana narkoba, sebanyak 53.176 tersangka yang dilakukan proses hukum.

Untuk kejahatan narkoba, Bareskrim Polri bersama dengan Polda Metro Jaya mengungkap peredaran narkotika jenis sabu jaringan Timur Tengah, di Petamburan, Jakarta Pusat. Polisi menangkap 11 orang dengan barang bukti sabu seberat 200 Kg.

Lalu, kasus lain yang menonjol ditangani Bareskrim Polri yakni kasus kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Sepanjang 2020, kasus karhutla mengalami penurunan jika dibanding tahun 2019.

Tahun ini, Satuan Tugas (Satgas) Karhutla telah menetapkan 139 orang dan dua korporasi sebagai tersangka. Dimana 99 perkara telah diselesaikan oleh jajarannya sementara 131 perkara masih dilakukan penyidikan. Area yang terbakar juga mengecil menjadi 274.375 hektare dengan titik api 2.875.

Sementara tahun 2019, jumlah tersangka Karhutla mencapai 398 orang dengan 24 korporasi. Sedangkan jumlah area yang terbakar mencapai 1.649.258  hektare atau terjadi penurunan drastis dibanding tahun 2019.

Tak berhenti disitu, Bareskrim Polri mencatat sepanjang Januari hingga Desember 2020 telah mengungkap 455 kasus kejahatan lingkungan hidup yang dapat menyebabkan bencana alam. Hal itu disebabkan maraknya pelanggaran hukum Ilegal Mining atau penambangan ilegal dan tindak pidana perkebunan.

Komjen Sigit mengungkapkan, dari ratusan perkara yang diungkap itu ditemukan fakta bahwa aktivitas ilegal tersebut berdampak terjadinya bencana alam seperti banjir bandang dan tanah longsor. Seperti yang terjadi di Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.

"Tren kasus lingkungan hidup pada lingkup UU Perkebunan, Kehutanan, dan Pertambangan telah diungkap sebanyak 455 kasus," kata Sigit.

Dari 455 kasus yang diungkap Bareskrim sepanjang tahun 2020, setidaknya ada 620 orang yang telah dijadikan sebagai tersangka. Angka itu terbilang naik drastis dibandingkan tahun sebelumnya atau 2019 sebanyak 197 tersangka.

Tuesday, January 5, 2021

Cegah Penyalahgunaan Narkotika, Polres Bulungan Adakan Tes Urine

 

Tanjung Selor, Pagi ini (05/01) sekitar.pukul 08.00 wita bertempat di belakang Aula Endra Dharmalaksana Anggota Polres Bulungan di lakukan tes urin mendadak.

Kegiatan ini tidak diketahui sama sekali oleh Anggota yang mana setelah kegiatan Apel pagi yang diambil oleh Waka Polres Bulungan Kompol Roberto langsung mengarahkan seluruh Anggota untuk diambil air kencing guna dilakukan tes Narkoba oleh Anggota Kesehatan Polres Bulungan.

Anggota langsung diarahkan menuju Kamar Mandi di belakang Aula untuk diambil air kencingnya, pengambilan air kencing diawasi secara ketat oleh Anggota Propam sehingga tidak ada celah bagi Anggota untuk mengganti air kencing tersebut dengan air biasa.

Saat dikonfirmasi Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro, S.I.K., M.H., yang juga ikut mengawasi kegiatan tersebut mengatakan bahwa Tes Urin ini rutin dilaksanakan dan tanpa terkecuali baik itu Saya Sendiri selalu Kapolres maupun Waka Polres serta Para Pejabat Utama semua dilakukan tes Urin.

Sekitar 257 Anggota Polres Bulungan hari ini diambil sampelnya dengan diawasi secara ketat oleh Propam, dan saya tidak akan toleransi bila ada Anggota yang terbukti memakai Narkoba dengan hasil tes urin tersebut maka akan diproses.

Seperti tahun lalu ada Anggota yang terlibat jaringan Narkoba maka saat ini Anggota tersebut juga diproses dan sudah ada juga Anggota yang dilakukan sidang kode etik yang usulannya untuk diberhentikan tidak dengan hormat, dan sudah tinggal menunggu putusan dari Polda Kaltara.

Sekali lagi kita sebagai aparat penegak hukum diibaratkan kita ini sapu maka sebelum melakukan pembersihan maka sapu itu harus bersih begitu juga kita untuk itu kita harus memastikan bahwa Anggota benar benar bersih tidak ada yang terlibat dengan Narkoba maka baru kita melakukan kepada masyarakat, pungkasnya.

 

HUMAS POLRES BULUNGAN

Monday, January 4, 2021

Unit Yustisi Polres Bulungan Gencar berikan Himbauan ke Masyarakat yang Tidak Tertib Protokol Kesehatan

  Tanjung Selor, Kepolisian Resor Bulungan hari ini Senin, 4 Januari 2021 dalam rangka menekan penyebaran virus Corona menggelar operasi yustisi. Sasaran dalam operasi ini adalah masyarakat yang tidak menggunakan masker.

Kegiatan operasi yustisi ini setiap hari dilaksanakan oleh Anggota yang terlibat dalam Unit Yustisi Polres Bulungan yang terlibat dalam Operasi Lilin Kayan 2020 dengan harapan masyarakat semakin sadar dan bisa menekan angka penambahan Covid 19.

Seperti terlihat Anggota Unit Yustisi selain memberikan himbauan kepada warga masyarakat di Pelabuhan diwilayah Tanjung Selor untuk patuh pada Protokol Kesehatan selain itu Anggota juga membagikan masker kepada warga yang lupa membawa.

Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoto, S.I.K., M.H., membenarkan bahwa operasi yustisi ini akan digelar setiap hari dan setiap saat, baik oleh Anggota Polres Bulungan maupun oleh Anggota yang terlibat dalan Operasi Lilin Kayan 2020.

Kami tidak akan pernah berhenti dan bosan untuk memberikan himbauan kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Karena ini yang paling penting untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19” antara lain dengan rajin mencuci tangan, selalu memakai masker, menjaga jarak serta menghindari kerumunan, tuturnya.

Tuesday, December 29, 2020

Satresnarkoba Polres Bulungan Berhasil Mengamankan Pengedar Narkotika

Tanjung Selor, Jajaran Satuan Reskoba Polres Bulungan berhasil mengamankan kurir sekaligus pengedar Narkoba hari Kamis (24/12) pukul 16.00 Wita di sebuah Kafe KM 4 Tanjung Selor.

Bermula adanya informasi dari masyarakat bahwa ada seseorang yang sering bertransaksi Shabu disekitar Jelarai, Bulungan, kemudian dilakukan penangkapan thd sdr JON, didapati barang sebanyak 14 bungkus plastik bening di duga jenis Sabu di Kafe KM 4 Tanjung Selor.

Pada saat Anggota Reskoba tiba Sdr Jon sedang di kamar ngobrol dan dilakukan penggeledahan ditemukan bungkusan dalam tisu dan dimasukkan dalam kresek hitam dan disimpan di tas pinggang warna hitam barang terlarang tersebut. Turut diamankan juga 2 buah HP dan uang sebanyak 800 ribu yang diduga uang hasil penjualan.

Saat dikonfirmasi Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro, S.I.K., M.H., melalui Kasat Narkoba AKP Hasan Setia Budi membenarkan bahwa Anggotanya telah mengamankan seseorang yang di duga sebagai kurir sekaligus penjual Narkotika jenis sabu dan saat ini pelaku kita amankan di Mapolres Bulungan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatannya pelaku kita kenakan Pasal 114 (2) dan 112 (2) dengan ancaman hukuman diatas 6 tahun, tuturnya.

HUMAS POLRES BULUNGAN

Apel Technical Inspection Yang Dipimpin Oleh Kapolres Bulungan

 

Tanjung Selor, Sudah menjadi Program Unggulan Kapolres Bulungan khususnya setiap senin Minggu pertama dan minggu ke tiga dilaksanakan Apel Technical Inspection yang diambil oleh Kapolres maupun Waka Polres.

Seperti pagi ini (28/12) bertempat di halaman depan Rutan Polres Bulungan dilaksanakan Apel Technical Inspection yang di ambil oleh Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro, S.I.K., M.H., dan diikuti oleh Waka Polres Bulungan, Para Kabag, Kasat dan seluruh personil Polres Bulungan.

Kegiatan apel ini masing masing Pimpinan baik Kabag, Kasat maupun Kasi memimpin laporan kepada Kapolres Bulungan selanjutnya para Kabag, Kasat maupun Kasi melakukan pemeriksaan Sikap Tampang maupun kelengkapan administrasi setiap anggota sehingga benar benar setiap personil siap untuk melaksanakan tugas.

Apel Technical Inspection yang diambil oleh Kapolres Bulungan ini bertujuan untuk menyampaikan petunjuk maupun arahan dari satuan atas yang wajib diketahui oleh seluruh anggota sehingga pada setiap apel hari senin seluruh anggota wajib untuk hadir guna mendengarkan arahan dari pimpinan.

Dalam apel tersebut Kapolres Bulungan menyampaikan ucapan terima kasih dari Pimpinan Satuan Atas baik Kapolri maupun Kapolda Kaltara atas tugas yang telah dilakukan oleh Anggota khususnya pelaksanaan Pengamanan Natal 2020 berjalan dengan aman dan kondusif sehingga masyarakat yang merayakan Natal bisa dengan aman dan tenang.

Namun kita masih ada satu tugas lagi dalam Operasi Lilin kali ini yakni menyambut datangnya Tahun Baru 2021 sudah dengan jelas adanya maklumat Kapolri untuk itu diharapkan semua masyarakat untuk tetap mematuhi maklumat tersebut yakni untuk tidak menyelenggarakan pertemuan/kegiatan yang mengundang kerumunan orang banyak ditempat umum berupa pesta/perayaan pergantian tahun, arak arakan atau pawai serta pesta kembang api, pungkasnya.

 

HUMAS POLRES BULUNGAN

Friday, December 25, 2020

Kapolres Bulungan Pimpin Apel Pengamanan Malam Natal dan Ibadah Gereja Di Wilayah Hukum Polres Bulungan


Tanjung Selor, Jajaran Kepolisian Resor Bulungan hari ini (24/12) melaksanakan Apel Pengamanan Malam Natal dan Ibadah Gereja bertempat di Lapangan Mapolres Bulungan.

Bertindak sebagai Pimpinan Apel Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro, S.I.K., M.H., dan diikuti oleh Para Pejabat Utama Polres Bulungan.

Dalam sambutanya Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro memberikan tata cara pengamanan gereja yang akan berlangsung malam tanggal 24 desember 2020.

Perayaan Natal dan Tahun Baru dirayakan melalui kegiatan Ibadah dan perayaan malam natal 2020 yang akan meningkatkan aktifitas tentu saja berpotensi menimbulkan Gangguan Kamtibmas dan pelanggaran Prokes Covid 19.

Oleh Karena itu Polri dalam Operasi Lilin Kayan 2020 mengedepankan kegiatan Preemtif dan Preventif secara humanis serta penegakan hukum secara tegas dan profesional, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid 19 sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan nyaman.

Mengakhiri sambutanya Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh personil yang terlibat operasi semoga pengabdian tugas yang kita laksanakan dengan penuh.keikhlasan akan menjadi catatan amal ibadah, tuturnya.

 

HUMAS POLRES BULUNGAN

Menjelang Natal, Polres Bulungan bersama Kodim 0903/TSR Tetap Gelar Ops Yustisi

 

Tanjung Selor, Kepolisian Resor Bulungan bersama Aparat dari Kodim 0903/TSR hari ini Kamis 24 Desember 2020 dalam rangka menekan penyebaran virus Corona menggelar operasi yustisi. Sasaran dalam operasi ini adalah masyarakat yang tidak menggunakan masker.

Kegiatan operasi yustisi ini setiap hari dilaksanakan oleh Anggota yang terlibat dalam Pos Pengamanan Polres Bulungan yang berada di Pelabuhan Kayan 1 dengan harapan masyarakat semakin sadar dan bisa menekan angka penambahan Covid 19.

Seperti terlihat Anggota Pos Pengamanan Pelabuhan Kayan 1 bersama Aparat TNI selain memberikan himbauan kepada warga masyarakat di Pelabuhan Long Peso untuk patuh pada Protokol Kesehatan selain itu Anggota juga membagikan masker kepada warga yang lupa membawa.

Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoto, S.I.K., M.H., membenarkan bahwa operasi yustisi ini akan digelar setiap hari dan setiap saat, baik oleh Anggota Polres maupun oleh Anggota yang berada di Pos Pelayanan maupun Pos Pengamanan.

Kami tidak akan pernah berhenti dan bosan untuk memberikan himbauan kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Karena ini yang paling penting untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19” antara lain dengan rajin mencuci tangan, selalu memakai masker, menjaga jarak serta menghindari kerumunan, tuturnya.

Wednesday, December 23, 2020

Polres Bulungan Musnahkan BB Narkoba 101,23 Gram

 

Tanjung Selor, Satuan Narkoba Polres Bulungan hari ini (23/12) bertempat di Ruang Sat Narkoba melaksanakan pemusnahkan BB Sabu. Pemusnahan BB sabu tersebut di hadiri oleh Perwakilan dari Kejaksaan Negeri Tanjung Selor, Pengadilan Negeri Tanjung Selor, Dinas Kesehatan Kab. Bulungan dan perwakilan dari BNK Kab. Bulungan.

Pemusnahan BB sabu ini dari pengungkapan TSK RH seberat 75,21 Gr pada bulan September 2020 dan TSK AR dan H seberat 27,27 Gr hasil pengungkapan bulan Oktober 2020.

BB sabu tersebut dimusnahkan dengan cara di masukan ke dalam Tuperware yang berisi air kemudian diaduk dengan disaksikan oleh ke 3 TSK selanjutnya air musnahan BB sabu tersebut di buang ke dalam kloset kamar mandi.

Dari semua BB sabu tersebut ada disisihkan seberat 1 gram dari TSK RH dan 0,08 gram dari TSK AR dan H untuk bukti di persidangan serta masing masing seberat 0,08 untuk pemeriksaan di Laboratorium Forensik.

Saat di konfirmasi Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro, S.I.K., M.H., membenarkan bahwa Satuan Narkoba telah melakukan pemusnahan BB sabu dari TSK RH, AR dan H, tujuan dari pemusnahan ini untuk menghindari adanya penyalahgunaan BB sabu tersebut.

Kami selaku aparat Kepolisian mengajak seluruh masyarakat khususnya para orangtua untuk menjaga anak-anaknya menjauhi Narkoba, karena apabila anak-anak kita terjerumus hal-hal seperti Narkoba ini sama halnya kehancuran masa depan generasi dan bangsa.

Ditambahkan bahwa kami tidak akan pernah berhenti untuk memberantas peredaran Narkoba yang nyata akan merusak generasi bangsa, kami menyatakan perang terhadap peredaran Narkoba, tuturnya.

 

Humas Polres Bulungan

Kepedulian Polri Di Masa Pandemi Covid-19 Polres Bulungan Menyalurkan Bantuan Beras

 

Tanjung Selor, Kepolisian Resor Bulungan beserta Jajarannya, Selasa (22/12) menyalurkan bantuan sebanyak 1.285 kg beras kepada masyarakat terdampak pandemi Covid 19.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang mana di masa pandemi ini tentunya banyak sekali masyarakat yang kena dampaknya baik yang terkena PHK maupun masyarakat yang tadinya mempunyai penghasilan tetap namun sekarang sejak adanya pandemi Covid ini mereka mempunyai penghasilan yang berkurang.

Penyaluran bantuan beras ini didistribusikan hingga ke Polsek Jajaran dimana para Anggota Bhabinkamtibmas mengetahui mana warga binaannya yang pantas untuk menerima bantuan ini dan didatakan sehingga penyaluran bantuan ini benar benar dirasakan manfaatnya.

Saat di konfirmasi Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro, S.I.K., M.H., membenarkan bahwa Polres Bulungan beserta Jajarannya telah menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid 19. Beras ini kami terima dari Polda Kaltara sebanyak 10.000 kg dan ini akan kami salurkan semuanya terutama kepada masyarakat yang kurang mampu.

Saya sudah memerintahkan kepada para Bhabinkatibmas untuk mendata warga binaannya sehingga seluruh warga yang kurang mampu bisa menerima bantuan beras ini dengan harapan di masa pandemi ini bantuan kami benar benar bisa dirakasan manfaatnya, pungkasnya.

 

HUMAS POLRES BULUNGAN

Operasi Lilin Kayan – 2020 Polres Bulungan Mendirikan 2 (Dua) Pos Pelayanan


Tanjung Selor, Operasi Lilin Kayan 2020 Polres Bulungan mendirikan 2 Pos yakni 1 Pos Pelayanan di Pelabuhan Kayan 2 dan 1 Pos Pengamanan di Pelabuhan Kayan 1.

Keberadaan Pos ini selain membantu masyarakat yang sedang merayakan Perayaan Natal serta memberikan rasa aman bagi warga dalam menyambut pergantian tahun di saat masa pandemi seperti saat ini petugas juga tidak henti hentinya memberikan himbauan pencegahan penyebaran covid 19.

Seperti hari ini (22/12) terlihat Anggota Pos Pelayanan di Pelabuhan Kayan 2 menghimbau kepada pemilik speed boat yang akan berlayar menuju Tarakan, anggota mendampingi ABK speed boat menyemprotkan disinfektan kepada calon penumpang sebelum mereka naik speed boat.

Saat dikonfirmasi Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro, S.I.K., M.H., membenarkan bahwa dalam operasi Lilin Kayan 2020 di masa pandemi Covid 19 Polres Bulungan selain memberikan pengamanan kepada masyarakat yang merayakan Natal serta memberikan rasa aman warga dalam menyambut tahun baru 2021 kami juga fokus untuk pencegahan penyebaran Covid 19.

Salah satunya kami melaksanakan operasi Yustisi dimana kami tidak pernah bosan untuk menghimbau kepada masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak serta menghindari kerumunan.

Selain itu dalam operasi Lilin kali ini kami juga memerintahkan kepada petugas Pos baik Pos Pelayanan maupun Pos Pengamanan untuk selalu memberikan himbauan kepada warga masyarakat seperti yang dilakukan oleh Petugas di Pelabuhan Kayan 2, tuturnya.

Monday, December 21, 2020

Rapat Koordinasi Dalam Rangka Ops Lilin Kayan – 2020 dipimpin oleh Wakapolres Bulungan

 Tanjung Selor – Rapat Koordinasi atau Rakor  Persiapan Operasi Lilin Kayan – 2020 dalam rangka pengamanan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Senin, (21/12) di Ruang Endra Dharma Laksana, Polres Bulungan.

Dalam arahannya Waka Polres Bulungan mengatakan bahwa kegiatan Operasi Lilin Kayan – 2020 adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap akhir tahunnya sehingga bukan hal baru lagi, namun pada tahun ini kegiatan Operasi Lilin Kayan – 2020 pastilah sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Karena sedang dihadapkan dengan pandemi Corona Virus (Covid-19) yang masih terus bertambah kian harinya.

Waka Polres Bulungan menambahkan, walaupun Operasi Lilin Kayan – 2020 tersebut dominan merupakan tanggung jawab dari pihak kepolisian, namun diharapkan seluruh komponen masyarakat termasuk jajaran pemerintah daerah wajib ikut mendukung suksesnya kegiatan ini demi keamanan di daerah khususnya Kabupaten Bulungan.

“Oleh karena itu kita harus benar-benar mengetahui potensi gangguan kamtibmas yang kemudian dapat menyebabkan gangguan nyata di lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Waka Polres Bulungan Kompol Roberto Asfrianza, A.Md. juga mengatakan bahwa pihak kepolisian Polres Bulungan akan melaksanakan Operasi Lilin Kayan – 2020 selama 15 hari yang akan dimulai pada 21 Desember 2020 sampai 4 Januari 2021 mendatang.

“Salah satu tujuan kegiatan ini adalah demi terjalinnya keamanan dan kenyamanan serta terpeliharanya kamtibmas di lingkungan masyarakat,” tuturnya.

 

Humas Polres Bulungan

KAPOLRES BULUNGAN PIMPIN APEL GELAR PASUKAN OPS LILIN KAYAN – 2020

 


Tanjung Selor, Jajaran Kepolisian Resor Bulungan hari ini (21/12) melaksanakan Gelar Pasukan Operasi Lilin Kayan 2020 bertempat di Lapangan Mapolres Bulungan.

Bertindak sebagai Pimpinan Apel Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro, S.I.K., M.H., dan diikuti oleh Para Tamu Undangan beserta Para Pejabat Utama Polres Bulungan.

Dalam Upacara Gelar Pasukan ini para peserta gelar antara lain dari POM TNI, Kodim 0904/TSR, Brimob Batalyon A, Polres Bulungan, Pol PP Prov. Kaltara, Dishub Kab. Bulungan dan Dinkes serta PMI Kab. Bulungan.

Dalam sambutanya Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro membacakan amanat Kapolri bahwa apel ini sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Lilin 2020 dalam rangka pengamanan Natal tahun 2020 dan Tahun Baru 2021.

Perayaan Natal dan Tahun Baru dirayakan melalui kegiatan Ibadah dan perayaan pergantian tahun di tempat wisata yang akan meningkatkan aktifitas tentu saja berpotensi menimbulkan Gangguan Kamtibmas dan pelanggaran Prokes Covid 19.

Oleh Karena itu Polri dalam Operasi Lilin Kayan 2020 mengedepankan kegiatan Preemtif dan Preventif secara humanis serta penegakan hukum secara tegas dan profesional, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid 19 sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan nyaman.

Dalam Operasi Kayan 2020 kali ini Polres Bulungan mendirikan 12 Pos terdiri dari 2 Pos Pelayanan di Pelabuhan Kayan 2 dan Pelabuhan Sesayap serta 10 Pos Pengamanan di Pelabuhan Kayan 1 dan tiap-tiap Polsek.

Mengakhiri sambutanya Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh personil yang terlibat operasi semoga pengabdian tugas yang kita laksanakan dengan penuh.keikhlasan akan menjadi catatan amal ibadah, tuturnya.

 

HUMAS POLRES BULUNGAN

Friday, December 4, 2020

Kapolri Tegaskan Akan Menindak Tegas Siapapun Yang Melanggar Ketertiban Umum



JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan organisasi kemasyarakat (ormas) yang melakukan cara-cara premanisme untuk menghalangi proses penegakan hukum di Indonesia. 


Hal tersebut disampaikan Idham terkait upaya penghadangan terhadap aparat kepolisian oleh Front Pembela Islam (FPI) saat mengantarkan surat pemanggilan kepada Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat. 


"Negara tidak boleh kalah dengan ormas yang melakukan aksi premanisme. Kita akan  sikat semua. Indonesia merupakan negara hukum. Semua elemen harus bisa menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat," kata Idham dalam keterangannya, Kamis (3/12/2020).



Jenderal bintang empat itu meminta kepada seluruh stakeholder ataupun ormas sekalipun harus patuh dengan payung hukum yang berlaku di Indonesia. 



Menurutnya, ancaman pidana diatur dengan jelas untuk pihak-pihak yang mencoba menghalangi proses penegakan hukum di Indonesia. 


"Ada sanksi pidana untuk mereka yang mencoba menghalang petugas dalam melakukan proses penegakan hukum," ujar Idham.



Disisi lain, Idham memastikan, Polri akan mengusut tuntas kasus dugaan pelanggaran kekarantinaan kesehatan yaitu dalam hal ini adanya dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) di beberapa acara yang dihadiri Rizieq. 


"Polri selalu mengedepankan azas Salus Populi Suprema Lex Exto atau Keselamatan Rakyat Merupakan Hukum Tertinggi," tandas mantan Kepala Bareskrim Polri ini. 



Sekadar diketahui, Polri sedang melakukan penyidikan dugaan pelanggaran protokol kesehatan di acara Rizieq sebagaimana tertuang dalam Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan berbunyi: Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).


Sementara Pasal 216 ayat (1) KUHP menyebutkan, Barang siapa dengan sengaja tidak menuruti perintah atau permintaan yang dilakukan menurut undang-undang oleh pejabat yang tugasnya mengawasi sesuatu, atau oleh pejabat berdasarkan tugasnya, demikian pula yang diberi kuasa untuk mengusut atau memeriksa tindak pidana; demikian pula barangsiapa dengan sengaja mencegah, menghalang-halangi atau menggagalkan tindakan guna menjalankan ketentuan undang-undang yang dilakukan oleh salah seorang pejabat tersebut, diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak Rp 9.000.


Sebagaimana diketahui Pasal 160 KUHP sendiri berbunyi bahwa 'Barang siapa di muka umum dengan lisan atau tulisan menghasut supaya melakukan perbuatan pidana, melakukan kekerasan terhadap penguasa umum atau tidak menuruti baik ketentuan undang-undang maupun perintah jabatan yang diberikan berdasarkan ketentuan undang-undang, diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak Rp4.500.

Wednesday, December 2, 2020

Di Back Up TNI dan Tim Terbaik Polri, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso Buru Kelompok MIT



JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis memerintahkan Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Abdul Rakhman Baso untuk berkantor di Poso. Hal ini dimaksudkan guna memburu kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora yang diduga menjadi pelaku pembantaian satu keluarga di Sigi.



"Perintah Kapolri hari Selasa 1 Desember 2020, Kapolda Sulteng berkantor di Poso dan diback up oleh tim terbaik Bareskrim Polri," ungkap Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 2 Desember 2020.



Lebih lanjut, Argo menuturkan, saat ini Satgas Tinombala yang merupakan gabungan aparat TNI-Polri masih melakukan pengejaran terhadap kelompok MIT. Tim Densus 88, pasukan TNI, dukungan drone serta intel IT dikerahkan guna membantu proses pengejaran.



"Pasukan satgas Operasi Tinombala ke wilayah Desa Lembahtongoa, Sausu,  Salatanga," ujarnya.



Selain memburu Kelompok MIT, aparat gabungan juga melakukan trauma healing kepada warga paska aksi teror yang dilakukan kelompok MIT. Penempatan personel Brimob di tiga lokasi di areal transmigrasi Desa Levonu Sigi juga dikerahkan guna memberikan rasa aman kepada warga.



"Bantuan Sembako 400 paket dari Polda untuk masyarakat transmigrasi yang mengungsi di Dusun Levonu. Lalu perbaikan 6 buah rumah tinggal atau pos pelayanan umat sudah mulai dilaksanakan inisiasi dari Polda untuk kecepatan serta bantuan proses pemakaman korban berupa 4 peti mati dan bantuan duka air mata," katanya.



Lebih lanjut, mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini mengatakan pihaknya sudah melakukan dialog dengan tokoh masyarakat, agama serta tokoh adat Sulteng agar masyarakat tak termakan isu hoaks. "Pertemuan dengan pihak MUI, FKUB, media termasuk Komnas HAM sudah dilakukan untuk meredam suasana agar tetap kondusif," tutup Argo.

Tuesday, November 24, 2020

Polres Bulungan Laksanakan Yustisi di Pasar Induk Tanjung Selor

  



Tanjung Selor (24/11) Polres Bulungan yang tergabung dalam Unit Operasi Yustisi laksanakan penertiban protokol kesehatan terutama di fasilitas umum yang sering menjadi tempat keramaian masyarakat di Tanjung Selor.

dalam operasi ini, personil dilapangan menekan kan dalam penggunaan masker dan menjaga jarak saat sedang berinteraksi satu sama lain.

akan tetapi kami berikan toleransi kepada masyarakat yang sedang makan, tetapi kami tekankan agar tetap menjaga jarak sesuai protokol kesehatan.

hal ini bertujuan untuk menekan angka penularan penyakit Covid-19 yang ada di tanjung selor. yang kian hari malah bertambah jumlah angka positiv nya.

kunci penanganan virus ini adalah masyarakat disiplin, akan tetapi masih ada juga masyarakat yang tidak perduli akan hal tersebut, malah saat ada petugas saja baru memakai masker, untuk menghindari diberikan sanksi dari petugas.

padahal hal tersebut demi kepentingan mereka agar tidak tertular virus covid-19 ini.

Friday, November 13, 2020

Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung Bertambah Tiga Orang.


JAKARTA - Penyidikan kasus kebakaran Gedung Kejaksaan Agung terus berlanjut. Kali ini Bareskrim Polri kembali menetapkan tiga orang tersangka baru dalam kebakaran tersebut. 


Kadiv Humas Polri Irejn Pol Argo Yuwono mengatakan ketiga tersangka tersebut diantaranya peminjam bendera PT APM dan perusahaan pengadaan pembersih lantai Top Cleaner dan alumunium composite panel (ACP).


"Tersangkanya yang saat ini berkaitan ACP  akseleran yang mudah terbakar sehingga kita tadi melakukan gelar perkara menetapkan tersangka baru. Penyidik menetapkan 3 tersangka yaitu MD, J, dan IS," kata Argo di Bareskrim Polri, Jumat (13/11/2020). 


Sebelumnya, berdasarkan keterangan ahli kebakaran dari Universitas Indonesia (UI) Yulianto, ACP turut menjadi salah satu penyebab api menjalar ke bagian lain gedung saat kejadian.


Diketahui sebelumnya, Bareskrim Polri telah menetapkan 8 orang tersangka dalam kasus tersebut. Kedelapan orang itu yakni, lima diantaranya kuli bangunan dengan inisial T, H, S, K dan IS. 


Polisi mengatakan para tukang tersebut merokok padahal dilokasi tersebut terdapat sejumlah barang yang mudah terbakar. Akibatnya puntung rokok tersebut yang memicu kebarakan. 


Polisi juga mentapkan seorang mandor berinsial UAM sebagai tersangka, lantaran tidak melakukan pengawasan pada saat para tukang melakukan pekerjaannya. 


Kemudian Direktur Utama PT APM berinisial R, dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kejagung berinisial NH juga dijadikan tersangka terkait pengadaan cairan pembersih lantai Top Cleaner yang mengandung senyawa solar, bensin, dan pewangi sehingga menjadi akselerator kebakaran. 


Tak hanya itu polisi juga menemukan fakta bahwa cairan pembersih tersebut tidak memiliki izin edar. 


Adapun dalam penetapan tersangka tersebut polisi menyatakan tidak menemukan unsur kesengajaan atau karena kealpaan.


Atas perbuatannya, seluruh tersangka pun disangka melanggar Pasal 188 KUHP tentang kealpaan Jo Pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal lima tahun.

Friday, October 9, 2020

Satuan Sabhara Polres Bulungan Laksanakan Sterilisasi Ruang Pelayanan Polres Bulungan

 Tanjung Selor, Jumat (09/10) Satuan Sabhara Polres Bulungan Laksanakan Penyemprotan Desinfektan ke ruang pelayanan yang ada di Polres Bulungan.

hal ini dilakukan dikarenakan ruang pelayaan lah yang sering menjadi pusat keramaian di polres bulungan, hal ini untuk mengantisipasi adanya virus yang ada tertinggal dari masyarakat maupun anggota sendiri. karena virus ini bersifat tak kasat mata maka untuk mengantisipasi nya dilaksanakan Sterilisasi dengan desinfektan.

disetiap pelayanan terutama, pembuatan SPKT, SIM, SKCK, Sidik jari dan Pelayanan Laporan Pengaduan Sat Reskrim, dikarenakan tempat tersebut banyak masyarakat dan anggota yang bergantian memasuki ruangan nya.

kegiatan ini akan sering dilaksanakan setiap seminggu sekali untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 yang kian lama makin memakan banyak korban jiwa.

HUMAS POLRES BULUNGAN

Wednesday, October 7, 2020

Polsek Tanjung Palas Polres Bulungan Laksanakan Pengamanan Kegiatan Kampanye Paslon Bupati Bulungan


 Tanjung Selor, (07/10) Polsek Tanjung Palas laksanakan giat pengamanan Kampanye Tertutup Pasangan Calon Bupati Kab. Bulungan.

dalam pengamanan ini takhanya sekedar mengamankan saja, akan tetapi juga mengedepankan protokol kesehatan yang harus ditepati.

Anggota Polsek akan tidak mengizinkan masuk peserta kampanye yang tidak mematuhi protokol kesehatan, selain itu juga anggota polsek juga membatasi peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, tidak lebih dari 30 orang termasuk paslon Bupati.

dalam kegiatan pengamanan ini anggota polsek hanya berjaga di depan, karena menjaga netralitas saat melaksanakan pengamanan.

Satuan Lantas Polres Bulungan Laksanakan Penertiban Pengendara Motor yang Tak Bermasker

 

Tanjung Selor (07/10) Satuan Lalu lintas Polres Bulungan Laksanakan penertiban pengendara bermotor yang tidak menggunakan masker.

hal ini bertujuan untuk memberikan efek jera kepada masyarakat yang tidak tertib kepada protokol kesehatan, karena penting nya memakai masker saat keluar rumah.

Satuan Lantas hanya memberikan sanksi hukuman fisik saja seperti Puah Up bagi pengendara pria, dan menyanyi untuk pengendara wanita, ini hanya agar mereka jera dan menggunakan masker saat keluar rumah.

tak hanya itu Sat Lantas Polres Bulungan juga memeriksa kelengkapan berkendara bagi pengendar tersebut, karena tak hanya tertib protokol kesehatan, juga tertib berkendara lalu lintas.